Minggu, 04 Maret 2018

Perbedaan Gejala Ginjal dan Gejala Maag




Gejala Ginjal dan gejala maag, tidaklah jauh berbeda. Kedua nya memiliki ciri yang hampir sama salah satunya adalah sakit dibagian perut. Yang umumnya orang awam menyebutkan bahwa sakit dibagian perut adalah salah satu gejala maag. Namun hal ini harus diwaspadai, karena mungkin saja sakit di bagian perut adalah salah satu gejala penyakit Ginjal. Untuk itu kita harus mengetahui apa saja gejala Ginjal dan gejala mah juga apa yang membedakan kedua gejala tersebut.



Adapun kedua penyakit ini sering kali menyebabkan kembung dibagian perut, kadar asam lambung naik, dan rasa tak nyaman pada bagian perut.
 
Ginjal merupakan organ bagian dalam yang sangat berperan pada proses pencernaan dan pengeluaran racun di dalam tubuh. Fungsi dari ginjal adalah untuk melakukan penyaringan darah dari zat – zat yang bersifat racun, yang akan dibuang melalui proses sekresi. Bentuk proses sekresi ini ditandai dengan adanya proses pengeluaran urine dari dalam tubuh. Fungsi lain dari ginjal adalah sebagai penyeimbang kadar asam dan basa di dalam tubuh. Kerusakan ginjal dapat menurunkan fungsinya. Penurunan dari fungsi ginjal dapat menimbulkan beragam masalah, bahkan dapat menimbulkan komplikasi. Penting untuk mengenali gejala awal penyakit ginjal, agar tidak terlambat dalam menanganinya.

Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang mengalir dari seluruh tubuh. Dari penyaringan ini, ginjal akan memisahkan racun, mengatur keseimbangan elektrolit, dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh. Darah yang disaring ini kemudian akan keluar dari tubuh dalam bentuk urine. Seperti yang disebutkan di atas, kerusakannya dapat menurunkan fungsi ginjal. Beberapa penyakit ginjal pun memiliki kemungkinan untuk muncul. Seperti infeksi ginjal, gagal ginjal, batu ginjal, kista ginjal, hingga kanker ginjal.

Maag -  ialah sebutan untuk beberapa gejala yang muncul mengganggu pencernaan yang sebenarnya tak ada di dalam kamus kesehatan. Dalam dunia medis, nama lain dari maag adalah gastritis, adalah sejenis peradangan atau luka di bagian lambung. Penyebabnya bisa bermacam-macam, tetapi umumnya, gangguan kesehatan ini disebabkan oleh naiknya kadar asam lambung karena pola makan yang tidak baik. Adakalanya ketika mengalami sakit dibagian perut seperti perut kembung, rasa mual, rasa sakit di ulu hati, terasa panas di ulu hati.

Meskipun sama-sama menimbulkan gejala nyeri dan kram perut, gejala Ginjal biasanya akan disertai dengan gejala lain, tak hanya gangguan pencernaan saja.

Gejala Ginjal lainnya seperti:

 Kulit pucat.
  • Kulit gatal dan sangat kering.
  • Nafsu makan menurun.
  • Mual dan muntah.
  • Urine sedikit.
  • Bengkak di beberapa bagian tubuh. Seperti mata dan pergelangan kaki.
  • Terjadinya kram otot. Khususnya kram otot bagian kaki.
  • Napas pendek atau munculnya rasa lelah yang terus menerus.
  • Bau napas tidak enak dan tercium seperti bau urine.
  • Mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).


Gejala sakit maag bisa berupa:

  • Selain nyeri pada perut bagian atas (area antara pusar dan bawah tulang dada).
  • Rasa panas pada perut bagian atas.
  • Cepat merasa kenyang ketika makan dan rasa kenyang berkepanjangan setelah makan.
  • Mual.
  • Kembung pada perut bagian atas.
  • Refluks (kembalinya makanan atau cairan dari lambung ke kerongkongan).
  • Sering bersendawa.
  • Muntah.
  •  Nyeri ulu hati atau rasa panas dan nyeri di tengah dada (kadang-kadang terasa sampai punggung dan leher) yang muncul ketika atau setelah makan

Jumat, 02 Maret 2018

Penyebab Dan Penyakit Ginjal

pengertian ginjal

Ginjal ialah suatu organ ekskresi dalam vertebrata yang berbentuk mirip kacang. Ginjal bagian dari sistem urin, ginjal berfungsi untuk menyaring suatu kotoran (terutama urea) dari darah dan membuangnya bersama dengan air dalam bentuk urin.

Pengertian Ginjal yang lainnya ialah sepasang organ saluran kemih yang terletak di rongga belakang usus agak atas. yang bentuknya seperti kacang dengan sisi cekungnya yang menghadap ke arah sumbu tengah tubuh. Pada sisi yang menghadap ke sumbu tubuh itu terdapat sebuah hilus ginjal, yaitu tempat masuknya sebuah pembuluh darah, pembuluh limfa, saraf, dan ureter yang masuk dan keluar dari ginjal. Setiap manusia normalnya mempunyai sepasang ginjal di sisi kiri dan kanan tubuhnya.
Bagian-bagian terpenting dalam ginjal yang Dicetak dengan tulisan tebal,  

Berikut ini penjelasan dari bagian-bagian ginjal:
  • Diafragma (bukan suatu bagian dari ginjal, yaitu melainkan bagian dari sistem pernapasan pada manusia).
  • Kelenjar adrenal ialah suatu kelenjar endokrin yang berbentuk segitiga yang terletak di atas ginjal (ad, "dekat" atau "di" + renes, "ginjal"). Kelenjar ini berfungsi pada suatu pengaturan respon stress pada sintesis kortikosteroid dan katekolamin, termasuk pada kortisol dan hormon adrenalin.
  • Arteri ginjal ialah suatu pembuluh nadi yang memiliki fungsi untuk membawa darah ke dalam ginjal dan untuk disaring di glomerulus.
  • Vena ginjal ialah suatu pembuluh balik yang memiliki fungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal menuju sebuah vena cava inferior kemudian kembali ke jantung.
  • Vena cava inferior (pembuluh balik besar bawah) ialah suatu pembuluh darah yang menerima darah dari badan dan kedua kaki. Darah yang dibawa oleh pembuluh darah jenis ini mengandung banyak CO2.
  • Aorta abdominalis ialah suatu arteri terbesar di cavitas abdominalis atau rongga perut. Aorta abdominalis ini Sebagai bagian dari aorta, aorta abdominalis ialah suatu kelanjutan dari aorta descendens.
  • Ureter ialah suatu saluran muskuler yang berbentuk silinder yang menghantarkan urin dari ginjal menuju sebuah kandung kemih.
  • Uterus (yaitu bukan merupakan bagian dari ginjal, yang melainkan  bagian dari sistem reproduksi pada manusia).
Kandung kemih ialah suatu organ tubuh yang mengumpulkan urine (air kencing) yang dikeluarkan oleh ginjal pada saat sebelum dibuang.
Uretra ialah suatu saluran yang menghubungkan sebuah kantung kemih ke lingkungan luar tubuh yang memiliki fungsi sebagai saluran pembuang baik pada suatu sistem kemih atau ekskresi dan sistem seksual.


Gejala Penyakit Ginjal

Gejala penyakit ginjal tergantung dari jenis penyakitnya dan apakah penyakit tersebut mengakibatkan penurunan fungsi ginjal. Beberapa gejala penurunan fungsi ginjal dan gejala penyakit ginjal secara spesifik, antara lain:
  • Terjadi pembengkakan di pergelangan kaki dan sekitar mata.
  • Mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan.
  • Volume urine dan frekuensi buang air kecil berkurang.
  • Urine berbusa.
  • Merasa lelah dan sesak napas.
  • Kulit kering dan terasa gatal.
  • Terjadi kram otot, terutama di tungkai.
  • Susah tidur.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Gangguan irama jantung.
  • Penurunan kesadaran.
  • Pada gagal ginjal akut dapat terlihat tanda dehidrasi.
  • Nyeri punggung bawah dan urine bercampur darah dapat terjadi pada penderita batu ginjal, penyakit ginjal polikistik, dan infeksi ginjal.
  • Pada penderita infeksi ginjal dan batu ginjal dapat timbul keluhan demam dan menggigil.


Pencegahan Penyakit Ginjal

Penyakit ginjal dapat ditimbulkan oleh diabetes atau hipertensi. Karena itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit ginjal adalah dengan mengendalikan kedua penyakit tersebut. Sebab, jika kadar gula darah dan tekanan darah tidak terkontrol, maka lama-kelamaan ginjal akan rusak. Jika mengalami gejala-gejala penyakit ginjal atau memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga, pasien disarankan untuk menjalani pemeriksaan secara rutin.


Bagian-Bagian Dalam Ginjal

Gambar diatas yang tulisannya yang dicetak tebal yaitu bagian terpenting dalam ginjal, berikut ini penjelasannya :
  • Calyces ialah suatu penampung yang berbentuk cangkir yang dimana urin terkumpul sebelum mencapai sebuah kandung kemih melalui ureter.
  • Pelvis ialah tempat bermuaranya tubulus yaitu tempat penampungan suatu urin sementara yang akan dialirkan menuju kandung kemih yang melalui ureter dan dikeluarkan dari tubuh melalui uretra.
  • Medula merupakan yang terdiri atas beberapa badan yang berbentuk kerucut (piramida). yang terlihat dari gambar terdapat lengkung henle yang menghubungkan suatu tubulus kontortus proksimal dan tubulus kontortus distal.
  • Korteks merupakan yang di dalamnya terdapat jutaan nefron yang terdiri dari suatu badan malphigi. Badan malphigi yang tersusun atas glomerulus yang diselubungi kapsula Bowman dan tubulus(saluran) yang terdiri dari tubulus kontortus proksimal, tubulus kontortus distal, dan tubulus kolektivus.
  • Ureter ialah suatu saluran muskuler yang berbentuk silinder yang menghantarkan urin dari organ ginjal menuju sebuah kandung kemih.
  • Vena ginjal ialah suatu pembuluh balik yang memiliki fungsi untuk membawa darah keluar dari ginjal untuk menuju vena cava inferior yang kemudian kembali ke jantung.
  • Arteri ginjal ialah suatu pembuluh nadi yang memiliki fungsi untuk membawa darah ke dalam ginjal untuk disaring di glomerulus.


 Fungsi-fungsi ginjal

  • Untuk menyaring suatu zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah.
  • Untuk mempertahankan suatu keseimbangan cairan tubuh.
  • Untuk menjaga suatu tekanan osmosis dengan cara mengatur suatu keseimbangan garam-garam dalam tubuh.
  • Untuk mempertahankan suatu keseimbangan kadar asam dan basa dari suatu cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.
  • Untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme yang seperti urea, kreatinin, dan amonia.
  • Untuk menghasilkan suatu hormon erythropoetin yang berperan dalam membantu pembuatan sel darah merah.
  • Untuk mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kadar kalsium darah dan untuk memelihara kesehatan tulang.


macam-macam penyakit ginjal

Nefritis
Nefritis atau radang ginjal ialah penyakit yang menyebabkan infeksi pada ginjal, Selain itu nefritis juga dapat terjadi dikarenakan adanya virus dan bakteri yang menyerang ginjal, Bakteri yang menyerang ginjal ialah bakteri Streptococcus. Bakteri ini juga merusak glomerulus karena glomerulus alergi terhadap racun yang dikeluarkan oleh bakteri ini.

Ginjal Polikistik
Penyakit Ginjal Polikistik (Polysictis Kidney Disease) disebabkan oleh adanya kista yang berisi cairan. Penyakit ini dapat dibagi menjadi 3 jenis yaitu ARPKD yaitu PKD yang disebabkan oleh autosom resefif, dimana penyebab penyakit ini adalah faktor keturunan dimana hanya dibutuhkan satu orangtua yang mengalami PKD. ARPKD rata rata di alami oleh anak anak dimana gejalanya sudah dapat dilihat sejak awal awal kelahirannya. Selanjutnya ada ADPKD yang disebabkan oleh autosom dominan dimana dari kedua orang tua memiliki riwayat PDK sehingga potensi keturunan mereka menderita ADPKD ialah 50 % . Namun ada pula penyakit PKD yang tidak disebabkan oleh keturuna.

Batu ginjal
Batu Ginjal merupakan salah satu penyakit yang paling banyak diderita para penderita penyakit ginjal. Batu ginjal sendiri terjadi karena adanya endapan dari kalsium garam,mineral dan benda benda organic lainnya. Dari kumpulan dan endapan zat zat tersebut maka terbentuk batu ginjal di dalam ginjal. Sehingga batu ginjal ini yang akan menghambat fungsi kerja ginjal itu sendiri.

Gagal ginjal
Gagal ginja ialah hilangnya fungsi ginja baik secara keseluruhan maupun sebagian. Gagal ginjal Kronis adalah kondisi dimana fungsi ginjal akan menurun secara pelan pelan dan bertahap. Gagal ginjal kronis adalah kerusakan ginjal seperti kelainan jaringan, komposisi darah dan urin yang dialami dalam kurun waktu lebih dari 3 bulan. Pada penderita gagal ginjal kronis pada awalnya tidak menimbulkan gejala, hal ini membuat para pengidap penyakit tidak menyadari penyakit ini sampai pada akhirnya penyakit ini memasuki tahap kronis.

Hematuria
Hematuria adalah salah satu Macam Macam Penyakit Ginjal. Hematuria ditandai dengan adanya darah didalam urin. Pada umumnya tidak akan terdapat darah di dalam urin kecuali bagi wanita yang menstruasi. Darah yang keluar bersama urin berasal dari sistem kandung kemih seperti ureter,ginjal,kandung kemih. Hematuria terjadi sebagai gejala dari penyakit penyakit lainnya. Sehingga penanganannya pun sesuai dengan penyakit apa yang diderita oleh pasien. Gejala yang dialami oleh penderita hematuria ialah adanya darah didalam urin, sering buang air kecil, sakit perut bagian bawah.

Glomeri
Glomeri adalah penyaring kecil yang ada didalam ginjal dengan fungsi nya membuang cairan berlebih, sampah dan elektrolit melalui darah. Glomerulonephiritis adalah kerusakan pada glomeruli. Kerusakan yang terjadi pada glomeruli menyebabkan keluarnya darah dan protein melalui urin. Gejala penyakit ini diantaranya tekanan darah tinggi, anemia , urin yang berbusa dan pembengkakan pada bagian tubuh.

kanker ginjal
Kanker ginjal adalah penyakit kanker yang menyerang ginjal. Sel kanker yang umumnya ditemui pada penyakit ini ialah sel karsinoma. Kanker ini dapat menyerang segala usia baik anak anak hingga orang dewasa. Namun, pada umumnya penyakit ini menyerang manusia berumur diatas 50 tahun. Kanker ginjal memiliki tingkatan untuk mengetahui seberapa bahaya kanker ginjal yang dialami. Tingkatan ini digambarkan dengan sistem TNM. T untuk menggambarkan seberapa besar ukuran kanker yang tumbuh. N menandakan penyebaran kanker ke nodus limfa dan M menggambarkan apakah sel kanker telah menyebar ke anggota tubuh yang lain.

Diabetes insipidus
Diabetes insipidus terjadi karena tubuh kekurangan hormon antidiuretik (ADH), sehingga pengeluaran urine berlebih. Penyakit ini diatasi dengan pemberian ADH sintetis melalui suntikan, dihirup, atau pun tablet.

ketosis
Ketosis adalah ditemukannya senyawa keton di dalam darah. hal ini dapat terjadi pada orang yang melakukan diet karbohidrat.

Ginjal kronis
Penyakit ginjal kronis atau yang lebih dikenal di masyarakat dengan istilah gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi saat fungsi ginjal mulai menurun secara bertahap. Indonesia Renal Registry mendefinisikan gagal ginjal kronis sebagai kerusakan ginjal, dapat berupa kelainan jaringan, komposisi darah dan urine atau tes pencitraan ginjal, yang dialami lebih dari tiga bulan.

Pengertian, fungsi, dan macam macam penyakit ginjal

Pengertian ginjal

Ginjal merupakan salah satu organ penting bagi tubuh manusia. Kerusakan yang terjadi pada ginjal dapat menurunkan fungsi ginjal itu sendiri. Penurunan dari fungsi ginjal dapat menimbulkan berbagai macam masalah, bahkan dapat menimbulkan komplikasi. Sangat Penting untuk mengenali gejala awal pada penyakit ginjal, agar tidak terlambat dalam menanganinya.


Fungsi ginjal yaitu untuk menyaring darah yang mengalir dari seluruh tubuh. Dari penyaringan ini, ginjal akan memisahkan racun, mengatur keseimbangan elektrolit, dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh. Darah yang disaring ini kemudian akan keluar dari tubuh dalam bentuk urine. Seperti yang disebutkan di atas, kerusakannya dapat menurunkan fungsi ginjal. Beberapa penyakit ginjal pun memiliki kemungkinan untuk muncul. Seperti infeksi ginjal, gagal ginjal, batu ginjal, kista ginjal, hingga kanker ginjal.

Gejala awal penyakit ginjal yang harus di waspadai

Perhatikanlah beberapa gejala awal penyakit ginjal di bawah ini. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda merasa ada beberapa gejala yang Anda rasakan seperti :

kulit pucat.
Kulit gatal dan sangat kering.
Nafsu makan menurun.
Mual dan muntah.
Urine sedikit.
Bengkak di beberapa bagian tubuh. Seperti mata dan pergelangan kaki.
Terjadinya kram otot. Khususnya kram otot bagian kaki.
Napas pendek atau munculnya rasa lelah yang terus menerus.
Bau napas tidak enak dan tercium seperti bau urine.
Mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

Sedangkan jika penyakit ginal ini terjadi pada anak, gejala awal nya adalah sering mengantuk, nafsu makan berkurang, pertumbuhan lambat,dan meningkatnya rasa lelah.

Berikut ini macam macam penyakit ginjal

1. Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan salah satu penyakit pada ginjal yang diakibatkan adanya endapan pada asam urat dan juga garam kalium di bagian dalam ginjal yang selanjutnya akan mengalami proses pembentukan kalsium karbonat sehingga akan membuat aliran urine menjadi terhambat dan bisa membuat rasa nyeri.

2. Uremia

Uremia merupakan salah satu penyakit pada ginjal yang diakibatkan adanya timbunan urea di bagian dalam darah sehingga dapat menyebabkan keracunan. Penyakit ini bisa dikatakan akibat dari penyakit gagal ginjal yang bisa menimbulkan urea menjadi tidak bisa dikeluarkan dari dalam tubuh dan kemudian akan menumpuk di bagian dalam darah.

3. Pyelonephritis

Pyelonephritis merupakan salah satu penyakit pada ginjal yang dikarenakan terjadinya peradangan terhadap jaringan ginjal dan juga pelvis. Pyelonephritis diakibatkan karena bakteri dan bisa menjadi penyakit kronis. Penyakit ini bisa saja mengalami penyebaran sampai ke bagian utama dari ginjal dan selanjutnya mengakibatkan gagal ginjal.

Rabu, 28 Februari 2018

Gejala Penyakit Ginjal dan Pencegahannya

Penyakit Ginjal

Ginjal merupakan organ bagian dalam yang sangat berperan pada proses pencernaan dan pengeluaran racun di dalam tubuh. Fungsi dari ginjal adalah untuk melakukan penyaringan darah dari zat – zat yang bersifat racun, yang akan dibuang melalui proses sekresi. Bentuk proses sekresi ini ditandai dengan adanya proses pengeluaran urine dari dalam tubuh. Fungsi lain dari ginjal adalah sebagai penyeimbang kadar asam dan basa di dalam tubuh. Kerusakan ginjal dapat menurunkan fungsinya. Penurunan dari fungsi ginjal dapat menimbulkan beragam masalah, bahkan dapat menimbulkan komplikasi. Beberapa penyakit ginjal pun memiliki kemungkinan untuk muncul. Seperti infeksi ginjal, gagal ginjal, batu ginjal, kista ginjal, hingga kanker ginjal.


Gejala Penyakit Ginjal


Ada beberapa gejala awal penyakit ginjal yang terkadang kurang disadari atau bahkan tidak muncul sehingga pada akhirnya fungsi utama ginjal mulai menghilang. Perhatikanlah beberapa gejala awal penyakit ginjal di bawah ini :

  • Kulit pucat.
  • Kulit gatal dan sangat kering.
  • Nafsu makan menurun.
  • Mual dan muntah.
  • Urine sedikit.
  • Bengkak di beberapa bagian tubuh. Seperti mata dan pergelangan kaki.
  • Terjadinya kram otot. Khususnya kram otot bagian kaki.
  • Napas pendek atau munculnya rasa lelah yang terus menerus.
  • Bau napas tidak enak dan tercium seperti bau urine.
  •  Mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).


Sedangkan jika penyakit ginjal ini terjadi pada anak, gejala awal penyakit ginjal yang umumnya mereka akan rasakan adalah sering mengantuk, nafsu makan berkurang, pertumbuhan lambat, dan meningkatnya rasa lelah.


Pencegahan Penyakit Ginjal

Sebelum ginjal Anda bermasalah, atau sebelum kondisi ginjal semakin buruk. Tentu tidak ada salahnya untuk terus menjaga kesehatan ginjal. Cermati dan praktikkan beberapa cara menjaga kesehatan ginjal berikut ini :
  • Makanan sehat untuk ginjal yang sehat - Berikanlah ginjal Anda ragam makanan sehat mulai sekarang. Konsumsi lebih banyakan biji-bijian, sayur, dan buah.
  • Minum cukup air mineral - Guna menjaga kesehatan ginjal, memastikan tubuh terhidrasi dengan baik adalah hal yang penting. Perhatikan warna urine.
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol - Minuman beralkohol dapat menimbulkan tekanan darah tinggi dan hipertensi adalah salah satu penyebab penyakit ginjal.
  • Hindari rokok - Rokok dapat menimbulkan tekanan darah tinggi dan hipertensi adalah salah satu penyebab penyakit ginjal.
  • Perhatikan berat badan Anda - Perhatikan berat badan dan indeks massa tubuh Anda. 
  • Berolahraga secara teratur.


Tidak ada bagian tubuh kita yang tidak penting untuk dijaga kesehatannya. Termasuk juga dengan ginjal. Organ ini begitu penting untuk kesehatan tubuh Anda. Tidak kalah dengan hati dan jantung. Jadi jaga kesehatan ginjal dengan baik.